Peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan universitas menjadi topik hangat dalam kunjungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN (STIA”AAN”) Yogyakarta pada Kamis, 23 November 2023 yang bertempat di Ruang Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Dalam kegiatan tersebut juga di lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas PGRI Yogyakarta dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta. Penandatanganan dilaksanakan di ruang rektor UPY, dihadiri oleh Dr. Ir. Paiman, M.P selaku Rektor UPY, dan Bapak Happy Susanto, S. Sos., M.A., M.P.A selaku Ketua STIA”AAN” Yogyakarta.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan UPY diantaranya, Drs. Johanes Sabari, M.Si. (Ketua Pengurus YP), Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor III), dan Pebri Prihatmoko, S.Pd., M.Eng (Sekretaris KUI). Dari STIA”AAN” Yogyakarta, hadir Sugiyanto, S.T., M. P.A. (Wakil Rektor I) dan R.R.E. Anggraeni E.W., S.I.P., M.P.A. (Wakil Rektor II). Dalam pertemuan tersebut, UPY dan STIA”AAN” saling bertukar pemikiran untuk meningkatkan kualitas dan prestasi masing-masing institusi. Diskusi ini mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan kualitas dosen, penambah jumlah program studi, dan pembangunan fasilitas sebagai strategi meningkatkan prestasi dan daya saing institusi.
Rektor STIA AAN memaparkan bahwa dalam usaha mengembangan kampus menemui beberapa tantangan yang cukup berat. Tantangan terberat yang di hadapi adalah pengembangan jumlah prodi di STIA AAN. Menaggapi hal tersebut Rektor UPY memberikan solusi bahwa STIA AAN harus merubah nomenklatur dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas. Dengan beralih bentuk menjadi universitas maka akan lebih mudah menambah jumlah program studi. Dengan bertambahnya jumlah prodi maka otomatis mahasiswa mempunyai banyak pilihan, sehingga akan banyak mahasiswa yang mendaftar. Hal ini nantinya akan menabah pemasukan kampus, sehingga kampus akan lebih berkembang dari segi sarana prasarana dan sumber daya manusianya. Selain itu Rektor UPY memberi masukan supaya selalu melibatkan yayasan dalam setiap rapat, perencanaan, dan pengambilan keputusan.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara lembaga dengan yayasan, sehingga program program lembaga nantinya akan banyak di dukung oleh yayasan. Selanjutnya rektor kedua universitas sepakat bahwa penandatanganan MoU ini hanyalah sebuah seremoni, yang terpenting adalah program kerja sama yang nantinya akan berjalan harapannya memberi manfaat bagi kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Pada ahir sesi acara di tutup dengan penyerahan kenang kenagan dari UPY untuk STIA AAN dan foto bersama antara jajaran pejabat UPY dengan jajaran pejabat STIA AAN.